| |
My Experience
* Pengalamanku di SD
* Pengalamanku di SLTP
* Pengalamanku di SMK
* Pengalamanku di IPI ( Institut Profesi Indonesia )
|

SD adalah salah satu pendidikan saya yang pertama. Saya sekolah di SD Negeri 019 Sei Jering. Di Sekolah ini Saya sangat tertekan dan penuh rasa ketakutan. Bukan tertekan karna sikap Guru Saya tetapi karena sikap teman-teman Saya. Saya sering kali menangis. Mungkin karena badan saya yang bisa dikatakan sangat gemuk sekali, makanya teman saya sering mengejek saya. Apalagi sifat saya yang pendiam , pemalu. Tapi Saya mempunyai teman yang sangat baik sekali kepada saya. Namanya Neng, dia sangat cantik sekali. Dia tidak pernah membedakan teman-teman. Dia menerima saya apa adanya. Sampai saat ini saya tidak pernah melupakan kebaikan dia. Saat saya kelas 4 SD saya pernah melukai tangan teman saya. Namanya Yunus, anaknya juga pendiam, dan pemalu. Saya tidak sengaja elukainya. Soalnya dia yang duluan menakut-nakuti saya dengan pisau saat pelajaran keterampilan. Lalu tangannya berdarah. Keudian saya menangis, karena saya takut ibu guru akan marah kepada saya. seharusnya kan dia yang nangis, tapi malahan saya yang menangis. Oh Tuhan,,,Mengapa saya melakukan kesalahan.
Ketu kelas memanggil Wali kelas, jantung saya deg-degan banget. Tapi apa yang terjadi? Setelah wali kelas nyampe di kelas Ternyata ibu guru tidak seperti yang saya bayangkan. Wali kelas tidak marah, tapi dia cuma menasehati saya, dan membujuk saya supaya saya tidak menangis lagi. Dan Ibu guru memberi Obat pada luka eman saya. Tuhan,,Terimakasih.
Guru-guru- di sekolah ini baik-baik, tapi ada juga yang pemarah. Tapi saya tidak pernah benci kepada guru saya tesebut. Karnena dengan skap dia yang pemarah saya bisa mengerti dengan apa yang saya pelajari. Nama Ibu tersebut adalah Ibu Ema. Dia sangat perhatian sekali kepada saya. Di sekolah ini saya mengikuti pendidikan selama 6 tahun. Saat saya mengikuti ujian kelulusan saya sangat takut sekali, saya belajar siang dan malam, karena saya tidak ingin dalam ujian saya tidak dapat. Setelah 1 minggu Ujian, 1 bulan kemudian keluarlah keputusan pemerintah tentang kelulusan. Pada hari itu guru mengumumkan surst keputusan. Akrinya guru menyatakan bahwa kami siswa kelas 6 lulus 100%. Rasa senang memnyelimuti hati saya, karena tidak sia-sia saya belajar siang dan malam. Tidak hentinya saya mengucapkan rasa syukur saya.
Sekolah Dasar telah dialui dengan suka duka. Tapi saya enjoy menghadapi semuanya.
|
|